Hai sayang, masih bahas persiapan pernikahan ku nih. Semoga ga bosen
bacanya
Urusan yang besar bisa dibilang sudah selesai. Eng..ing.. eng..
printilannya nih. Kali ini aku mau share pilih-pilih undangan.
Kami sepakat acara ga digelar besar-besaran, karena akan memakan
budget besar *ga rela rasanya. Bunda juga bisa di kondisikan. Jadi sepakat
hanya bikin acara untuk 250 undangan kalau yang hadir berpasangan berarti ada
sekitar 500 kepala. Undangan mulai di seleksi , jadi hanya yang benar-benar
dekat saja yang diundang, baik dari undangan ku, undangan dari si kaka atau
undangan Bunda.
Bikin acara untuk orang yang sedikit memang luar biasa nanggung
repotnya dan akan merepotkan. Jadi kalau mau gelar acara lebih baik disiapkan
budget lebih jadi bisa dimaksimalkan segala detailnya J.
Jauh hari, seperti biasa internet adalah teman yang jujur. Jadi lebih
enak tanya apa-apa lewat mesin pencari dari pada tanya ke banyak teman. Boleh lah
tanya ke beberapa teman yang bisa dipercaya kalau jawabannya jujur. Lihat-lihat di internet, mulai dari design,
kisaran harga sampai detail isi undangannya.
Seperti biasa aku yang cari warna, bukannya si kaka ga mau nentuin
warna tapi bukannya emang perempuankan yang repot soal warna. Orang rumah sama
si kaka tanya aku mau cetak undangan warna apa? Ku bilang kuning emas. Bunda
bilang “kenapa ga pilih warna Pink?” hahahahahaha… bukan ga suka warna pink. But pink isn’t my colour, ntah
kenapa aku selalu tergila-gila warna emas dalam even-even seperti ini. Yang menurut
banyak orang warna konvensional, buat ku Gold itu everlasting lah. Si kaka
bilang “ga mencolok ?”
xixixixixixixixi.. tenang aja kaka aku bukan gadis yang ga ngerti warna kan. Nantinya
pilihnya yang kuning gading gitu. Kan banyak warna sama tipe kertas. Akhirnya di
iyakan sambil jalan.
Lewat internet aku tau harga pasar undangan yang sering ku terima. Jadi
bisa memperkirakan saat hunting ke percetakan. Sampai saat hunting ke
percetakan dari pondok kacang sampai karang tengah, hohohoho. Harganya mahal
karena cetak sedikit. Si kaka tanya gimana sudah dapet tempat cetak sama
designnya belum. Si kaka orang yang ga suka aneh-aneh jadi ga ribet berurusan
dengannya karena ku suka yang simple-simple aja walau kadang dikata sedikit nyeleneh,
ku bilang harganya mahal kisaran Rp. 7000,-. Malah ditantang emangnya mau cari
yang harganya berapa? Ku bilang aku tuh udah ngeset kalau undangan ga boleh
lebih dari Rp. 4.000,- sayang aja kalau nantipun hanya akan dibuang-buang. Tapi
aku juga ga mau beli yang blangko gitu, ga kece aja *tuhkan nyeleneh. Agak tarik
nafas juga sih si kaka ngadepin aku, ku bilang kita masih harus beli souvenir
loh. Akhirnya pencarianku tertambat di percetakan warna lokasinya depan
pertigaan semanan, dekat dengan sekolah SMA ku di Ciledug. Dari awal sudah ku katakana mau cetak
undangan dengan ukuran kecil, tapi yang bagaimana aku juga tidak mengerti,
smpai di percetakan ini langsung suka sama undangan hard cover 14x15 yang di
pajang itu warna krem buat badan undangan dan coklat untuk amplop kecil tempat
undangan dengan pita kecil ditengahnya, Harganya kalau cetak dikit Rp.5000,-. Aku
bilang ini murah, jauh lebih murah dari kebanyakan percetakan lainuntuk cetak
minim. Estimasi kalau dibuat soft cover
bisa dengan harga Rp.3000,- atau Rp.3500,- mari buat designnya.
Design by me, hohohoho.. kasih liat ke orang rumah design mentahnya. Katanya
kok sepia mat, nanti ini polos, diatasnya selipin tulisan arab ya, ga bisa
lebih besar. Xixixixixi.. sebagian besar ku dengar saja, selain permintaan ada
tulisan arabnya *kulakukan juga untuk menghargai. Si kaka bilang ini polos, ga
ada apa-apanya. Design ku emang
polos-polos aja, ku bilang nanti didepannya ini ku mau tempel gambar gunungan
*yang seperti daun dalam gelaran wayang kulit itu loh atau Loro Blonyo
*pasangan jawa dan semua berjalan seperti yang kuinginkan. Ternyata ada sablon loro-blonyo
yang mengusik perhatian. Akhirnya deal pilih itu.
Seperti prakiraanku kalau harga nya bisa dapat Rp.3000-3500, aku cetak
dengan jumlah minimal 300 lembar diberikan harga Rp.3000 untuk undangan soft
cover tanpa sablon tinta timbul dan diberi harga Rp.3500 soft cover dengan
sablon tinta timbul. Yang katanya diberikan harga sama untuk hard cover asalkan
pesannya minimal 1000 lbr. Ini penampakan undanganku
Successsssssss.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda Pikirkan